Lampu Di Depan JPO Sebelah Barat Pintu Luar Timur Terminal Bungurasih Padam
Sidoarjo, Jurnal Nusa Antara, 9/12/2025
Lampu di depan JPO (Jembatan Penyeberangan Orang) Waru, di depan pintu keluar Timur Terminal Bungurasih, Selasa Malam (9/12) padam.
Jurnal Nusa Antara yang sedang berada di lokasi menemukan lampu di depang Warung Madura itu padam. Tak pelak lokasi di depan JPO Waru sebelah Barat itu pun terlihat gelap.
Kondisi ini menambah suasana di sebelah Barat JPO Waru terasa gelap dan sedikit menyeramkan di banding biasanya. Untungnya ada lampu yang sedikit terang dari Warung Madura dan lokasi bangunan di samping Warung Madura yang dipasang lampu.
Selama ini lampu JPO Waru tidak pernah dinyalakan saat malam. Sehingga kondisi JPO Waru jika malam hari selalu gelap gulita. Tidak diketahui apa alasannya, akan tetapi pemkab Sidoarjo sebagai penanggung jawab utama JPO Waru membiarkan JPO ini selalu gelap gulita sepanjang malam hari selama berbulan-bulan.
Sepasang pengemis yang sudah sepuh dibiarkan oleh Dinas Sosial atau Satpol PP Kabupaten Sidoarjo, menempati sisi sebelah timur JPO. Sudah gelap kelihatan lusuh dan kotor, terasa mengerikan saat malam hari. Padahal sisi Timur JPO terlihat terang benderang.
Meskipun seram dan gelap JPO Waru masih cukup aman. jPO Waru relatif cukup aman dilalui meski seram, gelap, dan terlihat kotor karena setiap malam digunakan tidur oleh sepasang pengemis tua di sisi Timur JPO dan seorang laki laki disabilitas yang mengemis di sisi Barat JPO.
Memang ada sebuah Pos polisi yang ada di sebelah selatan JPO Waru. Akan tetapi saat malam, Pos Polisi ini kosong, tidak ada petugas Polisi yang ada di pos Polisi Waru ini.
Bergeser lebih ke Selatan lagi ada Stasiun Kereta Api Waru. Sejumlah satuan pengamanan KAI (Kereta Api Indonesia) bisa dimintai pertolongan darurat jika dibutuhkan.
Sejumlah kecelakaan kecil yang sering terjadi di sisi Timur JPO, atau akses jalan arah Sidoarjo, sering melibatkan satuan pengamanan PT KAI di Stasiun Waru. Sebuah kecelakaan kecil yang terjadi pada 3 pengendara motor arah Sidoarjo yang ditemukan oleh Jurnal Nusa Antara pada suatu waktu dini hari, juga melibatkan satuan pengamanan PT KAI. Beberapa anggota satuan pengamanan keluar di depan stasiun kereta Waru dan membantu korban luka-luka akibat kecelakaan tersebut.
" Itu belum seberapa mas... Kalau mas lihat jalur yang mengarah ke fly over di depan Stasiun Waru sana itu... Median jalan nya itu sudah memakan banyak korban..." Kata salah satu petugas wanita yang bertugas memeriksa karcis masuk, kepada Jurnal Nusa Antara.
" Ada mobil yang terbaik, ada yang menabrak gara-gara tidak melihat dengan jelas median di tengah jalan itu... begitu menabrak mobil pun terbalik, atau menabrak median sampai ringsek ..* kata Nani, (bukan nama sebenarnya) petugas karcis kereta Stasiun Waru.
Area di sekitar JPO Waru adalah titik berkumpul ribuan bahkan mungkin puluhan ratusan ribu orang. Akses keluar masuk Terminal Bungurasih, Stasiun Waru, dan akses masuk ke Kota Surabaya ini sangat padat. Diperlukan aparat pemerintah yang mengawasi kualitas layanan publik di sekitar area ini selama 24 jam terus menerus. Karena jika layanan publik seperti lampu mati dan tidak diperbaiki, maka kualitas layanan publik akan turun drastis. Bahkan bisa mengundang aksi kejahatan yang lebih parah.
Di sebelah Selatan, di bawah fly over Waru setiap dini hari sampai pagi, ribuan orang berkumpul di pasar kaget yang muncul setiap malam.
Sejumlah petugas Satpol PP sering melakukan razia pasar kaget di fly over Waru, akan tetapi kebutuhan pasar bagi warga Bungurasih sekitar jembatan fly over membuat pasar kaget itu hidup lagi, lagi dan lagi. Meskipun Satpoll PP terus melakukan razia, akan tetapi pasar kaget ini selalu muncul kembali.
Laporan : ESW


