Top News

Petuah Pagi Ini : Tidak Perlu Bersaing Berebut Posisi, Masing Masing Manusia Diberikan Ruang Khusus Untuk Sukses

Petuah Pagi Ini : Tidak Perlu Bersaing Berebut Posisi, Masing Masing Manusia Diberikan Ruang Khusus Untuk Sukses


Ustadz Al Ghifari


Salah satu karya paling cerdas yang dibuat oleh Tuhan Yang Maha Esa, adalah manusia. Makna khalifatullah, menjadi Khalifah Allah, mengarah pada tugas spesifik yang diberikan oleh Tuhan, kepada masing-masing manusia. Tiap tiap manusia memiliki tugas khusus, yang berbeda beda, dengan fungsi yang sama pentingnya, antara satu manusia dengan manusia yang lain.



Kesalahan terbesar yang dilakukan adalah ingin mencontoh orang lain, ingin menjadi orang lain. Ini adalah hal fatal yang selama ratusan tahun bahkan ribuan tahun ini selalu menjadi penyangga peradaban modern. Dibuat sistem nya untuk menghapus ke khusus an yang masing-masing kita miliki.

Membuat standar global, yang harus diikuti oleh semua orang. Padahal setiap manusia itu diciptakan unik. Tidak sama. Perasaan satu manusia dengan manusia lain berbeda, nuansa rasanya berbeda, juga cita rasanya. Bahkan kemampuan tiap tiap manusia itu berbeda. Tidak ada satupun yang tidak mengagumkan dan tidak ada satupun yang tidak berguna dan tidak bermanfaat.

Tidak bisa semua manusia harus menjadi seperti Presiden Prabowo, atau menjadi secerdas Einstein, segagah dan seberani Pangeran Diponegoro. Atau kaya raya seperti Elon Musk.

Tapi setiap kita diberikan oleh Allah kans jalan dan kesempatan, untuk menjadi pemenang Nobel, sekaligus menjadi Presiden, yang bahkan jauh lebih bagus dari Presiden-presiden dunia, yang ada saat ini.

Antum a'lamu bi ummuri Dunya kum.... masing-masing dari kalian menguasai dunia kalian sendiri ....(Al Hadits)



Adalah hadits Rasulullah yang memberikan penjelasan bahwa masing masing kita memiliki dunia khusus, yang khusus diciptakan oleh Allah untuk kita. Yang bahkan Rasulullah pun mengatakan, beliau tidak memahami dunia khusus, yang memang diciptakan khusus oleh Allah, Tuhan Yang Maha Esa, khusus untuk kita saja, untuk kita pribadi.

Tak perlu iri dengki dengan manusia lain. Tak perlu hasad dengan keberhasilan orang lain. Karena masing-masing kita sudah diberi kesempatan untuk jauh lebih sukses dan berhasil pada bidang khusus yang sudah diciptakan oleh Allah khusus untuk kita.

Apakah Allah Tuhan Yang Maha Esa bisa membuat seperti itu ? Jelas bisa. Dan itulah, yang memang sudah diciptakan, oleh Allah, untuk kita.

Jadi membayangkan diri kita, atau menginginkan diri kita, menjadi bintang film seperti Jhon Tra Volta, atau artis Denny Caknan, atau menjadi Sultan Brunei Darussalam yang kaya raya itu tidak berguna sama sekali.

Karena dunia yang diciptakan oleh Allah, untuk masing masing kita, adalah dunia yang jauh lebih indah dari dunia itu. Jauh lebih populer dari dunia Denny Caknan, bahkan jauh lebih kaya raya dari Sultan Brunei Darussalam. 

Sadari dan fahami hal itu. Lalu segera hapus persaingan dengan orang lain, dengan manusia lain. Karena bersaing bukanlah inti penciptaan manusia sejati.

Yang memberikan ide bersaing di antara kita hanya lah Iblis laknatullah. Sejak awal penciptaan manusia Iblis selalu mengatakan bahwa dia lebih baik dari Manusia. 

Karena manusia diciptakan dari tanah dan Iblis dari api. Padahal masing-masing makhluk Allah itu punya fungsi yang khusus dan khas. Dan itulah luar biasa nya Allah. 

Dia mengkreasi masing-masing kita dengan keunikan yang khas. Tidak ada yang sama. Bahkan Bumi juga diciptakan berbeda dengan Planet Mars. Bulan juga berbeda dengan Planet Venus.

Tak ada satupun yang sama persis diciptakan oleh Allah, masing masing khusus. Bahkan satu lombok dengan lombok yang lain juga berbeda. Satu semut dengan semut yang lain itu berbeda. 

Tak ada gunanya menyama-nyamakan satu hal dengan hal yang lain. Karena masing-masing itu benar benar berbeda. 

Bhinneka Ika Tunggal Ika, Tan Hana dharma mangrwa

Meski berbeda-beda akan tetapi unsur utama seluruh manusia itu sama, bahkan seluruh alam semesta ini sama unsur pembentuk nya. Ada atom, inti atom, ada proton, elektron, neutron, bahkan yang terakhir ditemukan ada god partikel.

Itu makna bhinneka tunggal Ika itu. Berbeda akan tetapi satu. Dan tak pernah ada fungsi penciptaan yang mendua, dharma itu tidak mangrwa. Akan tetapi dharma itu khusus dan khas pada masing-masing kita.

Tinggalkan lah persaingan dengan yang lain, yang tidak perlu, yang hanya menimbulkan hasad dan iri dengki. Tapi segera pikirkan dengan detail, sebenarnya untuk apa dirimu saat ini hadir di muka Bumi. Untuk menyelesaikan tugas apa dari Allah ? Tugas khusus itu, temukanlah. Gak perlu ingin jadi Syahroni yang berlimpah uang, atau jadi artis Madonna yang sudah sepuh itu. 

Temukan rahasia tugas Allah, langsung kepada dirimu di dalam hidupmu. Kemudian berkaryalah dengan maksimal. Tak usah khawatir, jika benar langkahmu, maka dirimu akan jauh lebih jago dari Presiden Prabowo, atau jauh lebih cerdas dari Menteri Keuangan Purbaya, atau bahkan lebih asyik dibandingkan Presiden Amerika saat ini Donald Trump.

Temukan dirimu. Find your self, finding nemo !!! 

Be yourself.
















Previous Post Next Post